NATURE WATER MOUNTAIN VOLCANO CAMP HIKE COMPUTER
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Merbabu Community groups in Facebook Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI

<< Prev 1 2 Next >>

Tentang Merbabu.Com

Posted by Admin on 2016-07-06 23:59:48 UTC

Sejak tahun 1997 waktu itu masih menggunakan server dan domain gratisan dengan nama gunung.w3.to , website ini sudah hadir menyajikan foto-foto, peta dan petunjuk pendakian gunung-gunung di Indonesia.

Akhirnya pada bulan November 2001 membeli domain dan sewa hosting dengan nama merbabu.com.

Merbabu.com telah hadir selama 16 tahun menemani para pendaki dan pecinta alam Indonesia.

baca selengkapnya...


Tetap Cantik di Gunung

Posted by Admin on 2016-01-10 20:02:15 UTC

Saat ini hobby mendaki gunung sudah umum dilakukan oleh pria dan wanita. Jaman dahulu hanya kaum pria yang melakukan hobby ini. Para pendaki gunung pun menjadi semakin modis baik pria maupun wanita. Para pendaki dengan busana yang menawan bergaya di depan kamera, meskipun berada di puncak gunung.

baca selengkapnya...


Januari : Hujan sehari-hari

Posted by Admin on 2016-01-09 02:45:13 UTC

Pepatah mengatakan Januari hujan sehari-hari. Lalu bagaimana dengan Pendaki Gunung yang ingin melakukan pendakian di bulan Januari? Apasih enaknya mendaki gunung di musim hujan. Beberapa gunung seperti Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing dan Sundoro sebenarnya lebih enak jika didaki di musim hujan, karena di musim kemarau sangat panas.

Sementara gunung yang masih berhutan lebat seperti gunung Gede Pangrango, Gunung Salak, sungguh tidak nyaman didaki di musim penghujan. Meskipun Gunung Ciremei termasuk gunung yang agak kering, jika di musim penghujan jalur berubah menjadi selokan air. Gunung Ungaran kurang nyaman didaki di musim penghujan.

baca selengkapnya...


Nasi Gudeg Koyor Pasar Sapi Salatiga

Posted by Admin on 2015-10-02 12:07:26 UTC

Sebelum mendaki gunung Merbabu kita dapat makan di Warung Makan Nasi Gudeg yang terletak di Pasar Sapi Salatiga. Warung ini terletak di dalam pasar di dekat pintu masuk. Sarapan sejenak sebelum naik bus jurusan Salatiga Kopeng.

Bagi para pendaki sangat disayangkan bila tidak sempat mampir mencoba makan di warung yang sudah sangat terkenal di Salatiga dan sekitarnya. Warung gudeg koyor milik Ibu Hj Sukini yang terletak di sebelah Timur gunung Merbabu ini bernama Nasi Gudeg Koyor Miroso.

baca selengkapnya...


Air di Gunung

Posted by Admin on 2015-08-01 08:33:26 UTC

Pendaki Gunung senang sekali ketika bertemu dengan sumber air di Gunung, seperti air terjun di Gunung Merbabu.

baca selengkapnya...


Tarif Baru Pendakian Gunung Merbabu

Posted by Admin on 2014-08-23 06:58:06 UTC

Tarif tiket pendakian Gunung Merbabu naik hingga enam kali lipat atau dari Rp1.500 per orang per kegiatan per hari menjadi Rp10.000 per orang kegiatan per hari.

Kepala Subag Tata Usaha Balai Taman Nasional (BTN) Gunung Merbabu, Himawan Gunadi, mengatakan tarif tiket pendakian naik berdasarkan ketetapan Peraturan Pemerintah No.12 Tahun 2014 tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan Negara bukan pajak yang berlaku pada Kementerian Kehutanan (Kemenhut).

baca selengkapnya...


Misteri Watu Gubug Merbabu

Posted by Admin on 2013-06-10 00:06:55 UTC

Watu Gubug yang berada di Jalur thekelan ini sepintas seperti gua kecil, yang hanya bisa dimasukin satu orang. Tempat ini dari dulu sering digunakan untuk bertapa. Konon Lubang Batu ini adalah pintu gerbang untuk masuk ke Istana Gaib Merbabu.

Tim Merbabu.com yang berjumlah empat orang, sempat diserang badai di sekitar Watu Gubug. Secara spontan semua masuk ke dalam Gua Watu Gubug ini. Dilain pendakian Tim Merbabu.com berjumlah delapan orang berhadapan dengan badai pasir yang menyakitkan mata. Tanpa sadar delapan orang dengan mudah masuk ke dalam Gua ini.

baca selengkapnya...


Dusun Cuntel

Posted by Admin on 2013-06-09 14:34:14 UTC

Dusun Cuntel atau Cunthel adalah salah Satu pintu masuk jalur pendakian gunung Merbabu. Kata "Cunthel" berasal dari bahasa jawa yang dalam bahasa indonesia artinya tamat atau "The End" dalam bahasa Inggris. Bisa diterjemahkan menjadi sebuah dusun yang paling akhir, dusun paling ujung, atau dusun paling mentok lokasinya mepet dengan Gunung Merbabu. Dusun ini berada di ketinggian 1720 mdpl.

Karena Dusun Cuntel adalah sebuah dusun yang lokasinya paling dekat dengan gunung Merbabu. Maka pendaki harus bersiap-siap berhadapan dengan jalur yang langsung mulai menanjak terjal begitu meninggalkan desa Cuntel.

baca selengkapnya...


<< Prev 1 2 Next >>

 

 

New Page 1

* Borobudur the world's largest Buddhist monument
* Dieng Plateau a volcanic area in the highlands with the oldest standing temples in Indonesia, pre-dating Borobudur by some 100 years
* Karimunjawa a marine park of 27 islands, well off the beaten track
* Mount Merapi a perenially active and spectacular volcano
* Parangtritis a beach to the south of Yogyakarta and easily reached from there
* Prambanan a collection of awe-inspiring Hindu temples
* Salatiga two mighty mountains and the Mata Air festival

* Semarang the administrative capital and an ancient seaport
* Baturetno
* Cilacap a quiet off the beaten track town on the south coast with great potential for tourism development
* Jepara the furniture manufacturing capital of Indonesia; hundreds of workshops working mostly in teak
* Kudus strongly Islamic town and the birthplace of kretek (Indonesian clove cigarette)
* Magelang the nearest large town to Borobudur with a splendid history from the Mataram period
* Purwokerto gateway to mighty Mt Slamet and the adjacent highlands
* Solo (Surakarta) bustling city that has retained a very authentic traditional Javanese nature
* Tegal north coast town with a strong colonial past
* Wonosobo sleepy small city and regency nestled between Mt Sindoro and Mt Sumbing
* Yogyakarta the heritage city of all Java and a semi-autonomous sultanate

Stasiun Balapan The main railway station with colonial style building located around 2 km from the center of the town. Solo is in the main railway roads connecting Jakarta, Yogyakarta and Surabaya. It has also connection with Bandung. There are frequent day and night trains of different classes.

The grave of Ki Ageng Enis He was the great grand son of King Brawijaya V, the grand father of Panembahan Senopati (the First king of Mataram Kingdom II), many pilgrims visit his grave in Laweyan.

The Bengawan or River Solo This longest river in Java flows along the eastern edge of the town from its source in the lime stones hill of the south, near East Java border to its mouth nearby Surabaya, on the Java sea. Regretfully, the river is now shallow, it is not navigable anymore. But in the past It was an important link between Solo and the north cost of East Java. There is a well-known song 'Bengawan Solo' composed by Mr. Gesang.



Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
 
 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU