NATURE WATER MOUNTAIN VOLCANO CAMP HIKE COMPUTER
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI

Tips mendaki gunung sambil berpuasa

Posted by Admin on 2017-05-24 23:20:59 UTC

Mungkin kedengarannya aneh jika seorang pendaki gunung tetap melakukan kegiatan pendakian di bulan puasa ini tanpa meninggalkan ibadah puasa. Mungkinkah seorang pendaki sanggup melakukan pendakian sambil berpuasa. Godaan tentu sangat besar, dan diperlukan trik-trik khusus ketika melakukan pendakian gunung sambuil berpuasa.

Ternyata para pejiarah sanggup melakukannya. Kita sering berjumpa dengan para pejiarah yang mendaki gunung-gunung angker sambil berpuasa dan mereka baru makan setelah sampai di puncak gunung. Niat dan kemauan yang kuat dari para pejiarah ini perlu dicontoh oleh para pendaki gunung.

Bahkan jaman dahulu para pertapa digunung berpuasa selama berhari-hari tidak makan dan minum. Sungguh luar biasa ketahanan fisik dan mentalnya.

baca selengkapnya...


Tetap Cantik di Gunung

Posted by Admin on 2016-01-10 20:02:15 UTC

Saat ini hobby mendaki gunung sudah umum dilakukan oleh pria dan wanita. Jaman dahulu hanya kaum pria yang melakukan hobby ini. Para pendaki gunung pun menjadi semakin modis baik pria maupun wanita. Para pendaki dengan busana yang menawan bergaya di depan kamera, meskipun berada di puncak gunung.

baca selengkapnya...


Januari : Hujan sehari-hari

Posted by Admin on 2016-01-09 02:45:13 UTC

Pepatah mengatakan Januari hujan sehari-hari. Lalu bagaimana dengan Pendaki Gunung yang ingin melakukan pendakian di bulan Januari? Apasih enaknya mendaki gunung di musim hujan. Beberapa gunung seperti Gunung Merapi, Merbabu, Sumbing dan Sundoro sebenarnya lebih enak jika didaki di musim hujan, karena di musim kemarau sangat panas.

Sementara gunung yang masih berhutan lebat seperti gunung Gede Pangrango, Gunung Salak, sungguh tidak nyaman didaki di musim penghujan. Meskipun Gunung Ciremei termasuk gunung yang agak kering, jika di musim penghujan jalur berubah menjadi selokan air. Gunung Ungaran kurang nyaman didaki di musim penghujan.

baca selengkapnya...


Air di Gunung

Posted by Admin on 2015-08-01 08:33:26 UTC

Pendaki Gunung senang sekali ketika bertemu dengan sumber air di Gunung, seperti air terjun di Gunung Merbabu.

baca selengkapnya...


Wisatawan Sumut turun karena Sinabung meletus

Posted by Admin on 2014-02-12 04:07:23 UTC

 

Gunung Sinabung yang kembali bererupsi sejak empat bulan lalu telah membuat kunjungan wisatawan ke kabupaten Karo, Sumatera Utara terus menurun. Padahal tidak semua wilayah Kabupaten Karo terkena dampak erupsi gunung tersebut.
Sekretaris Jendral Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Ukus Kuswara, dalam konfrensi pers di gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Pusat, Rabu (05/02/2014), mengatakan penurunan jumlah wisatawan itu tak lain karena informasi yang diterima masyarakat kurang tepat.
baca selengkapnya...


Indonesia terdiri dari 17.000 pulau baik yang berpenghuni maupun tanpa penghuni, memiliki deretan gunung berapi yang membentang dari ujung Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Beberapa flora dan fauna hanya hidup di pulau-pulau tertentu, seperti Beruang Madu, Harimau, Gajah, Badak, Orangutan di Sumatera, Komodo di P. Komodo, Anoa di Sulawesi, Bekantan di Kalimantan, serta Aneka burung di Irian Jaya. 

Pulau Bali konon terbentuk dari letusan gunung-gunung berapi yang membentuk daratan dengan Gunung Agung sebagai puncak tertingginya. Gunung yang dikeramatkan ini sudah banyak menelan korban jiwa, karena memang kondisi di sekitar puncak sangat berbahaya bila cuaca sedang buruk. Gunung ini masih aktif, letusan terakhir tahun 60-an menelan korban yang sangat banyak. Gempa yang diakibatkan oleh aktifitas vulkanik juga pernah terjadi beberapa kali.

Sumatra supports a wide range of vegetation types which are home to a rich variety of species, including 17 endemic genera of plants. Unique species include the Sumatran Pine which dominates the Sumatran tropical pine forests of the higher mountainsides in the north of the island and rainforest plants such as Rafflesia arnoldii (the world's largest individual flower), and the titan arum (the world's largest unbranched inflorescence). The island is home to 201 mammal species and 580 bird species. There are 9 endemic mammal species on mainland Sumatra and 14 more endemic to the nearby Mentawai Islands.

The species present include: Sumatran Tiger, Sumatran Orangutan, Sumatran Rhinoceros, Sumatran Elephant, Sumatran Striped Rabbit, Dhole, Dayak Fruit Bat, Malayan Tapir, Malayan Sun Bear and the Bornean Clouded Leopard. The island has lost 48% of its natural forest cover since 1985, and many of the remaining species are endangered. The Sumatran Tiger, Sumatran Rhino, and Sumatran Orangutan are all Critically Endangered, indicating that the highest level of threat to their survival. In October 2008, the Indonesian government announced a plan to protect Sumatra's remaining forests.

However, the construction of illegal roads through prime tiger habitat has continued since then by companies led by Asia Pulp & Paper, the pulp and paper company well known for illegal logging and breaching environmental law. The island includes more than 10 National Parks, including 3 which are listed as the Tropical Rainforest Heritage of Sumatra World Heritage SiteóGunung Leuser National Park, Kerinci Seblat National Park and Bukit Barisan Selatan National Park. The Berbak National Park is one of three National Parks in Indonesia listed as a wetland of international importance under the Ramsar Convention.

New Page 1

 


Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU