MERBABU.COM Pendakian Gunung Merapi Merbabu Jawa Tengah
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Merbabu Community groups in Facebook Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI
 

Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726mdpl, mendomonasi sebagian besar luas pulau Lombok. Terletak disebelah timur pulau Bali, dapat ditempuh dengan bus langsung Jakarta-Mataram dengan menyeberang menggunakan ferry dua kali (selat bali dan selat lombok). Dapat juga ditempuh dengan menggunakan pesawat terbang dari Bali.


Gunung Rinjani adalah gunung tertinggi ke dua di Indonesia di luar pegunungan Irian Jaya. Gunung Rinjani masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, dengan luas taman sekitar 40.000 hektar. Dikelilingi oleh hutan dan semak belukar seluas 76.000 hektar.

Gunung Rinjani memiliki kawah dengan lebar sekitar 10 km, terdapat danau kawah yang disebut danau Segara Anak dengan kedalaman sekitar 230m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Danau Segara Anak ini banyak terdapat ikan mas dan mujair, sehingga sering digunakan untuk memancing. Dengan warna airnya yang membiru, danau ini bagaikan anak lautan, karena itulah disebut "Segara Anak".

Danau segara anak menyimpan berbagai misteri dan dan kekuatan gain, itulah sebabnya manusia merasa betah tinggal lama di tempat ini. Disinilah komunitas mahkluk gaib yang disebut Jin bermukim dalam jumlah yang sangat banyak. Keyakinan masyarakat apabila Danau Segara Anak terlihat luas menandakan bahwa umur orang orang yang melihat itu masih panjang. Sebaliknya jika tampak sempit maka menandakan umur si penglihat pendek, untuk itu harus melakukan bersih diri artinya harus berjiwa tenang, bangkitkan semangat hidup, pandang kembali danau sepuas-puasnya.

Setiap tahun diadakan upacara adat di danau ini baik oleh masyarakat yang beragama Hindu Bali atau pun Islam masyarakat Sasak. Masyarakat Hindu Bali dua kali setahun mengadakan upacara agama di danau ini. Masyarakat Sasak bisa beberapa kali mengadakan perjalanan dalam satu tahun. Terdapat air terjun kokok putih dan juga air panas yang sering dikunjungi orang untuk tujuan pengobatan.

Jalur yang biasa digunakanan para pendaki ialah jalur Sembalun Lawang yang panjang dan jalur Senaru yang lebih pendek namun lebih terjal.

Desa Senaru terletak di wilayah Lombok Barat, berjarak sekitar 80 km dari kota Mataram, berada di sebelah utara lereng Rinjani. Terdapat juga air terjun yang sangat menarik, yakni air terjun Sinanggile. Di desa inilah terdapat kantor Rinjani Trek Center yang berada pada ketinggian 601 mdpl.

Curah hujan yang terjadi berkisar antara 2.000 - 4.000 mm/tahun. Pada bulan desember - januari biasanya ombak di selat lombok sangat besar sehingga sangat menyiksa bagi yang mabuk laut. Perjalanan ferry dari Bali ke Lombok bisa lebih lama bila sedang musim ombak besar lebih dari 2 jam.

Disebelah selatan dan barat Gunung Rinjani di tumbuhi hutan hujan semi selalu hijau primer. Pada ketinggian 1.000 - 2.000 meter banyak ditumbuhi Dysoxylum sp, pterospermum, dan Ficus superba. Pada ketinggian 2.000 - 3.000 meter banyak ditumbuhi cemara gunung Casuarina junghuhniana. Pada ketinggian diatas 3.000 meter yang miskin akan tumbuhan, hanya ditumbuhi rumput dan edelweiss ( Anaphalis javanica ). Di sebelah timur gunung yang bertiup angin musim kering, banyak ditumbuhi pohon acasia.

Puncak Gunung Rinjani diyakini oleh masyarakat Lombok sebagai tempat bersemayam ratu jin, penguasa gunung Rinjani yang bernama Dewi Anjani. Dari puncak ke arah tenggara terdapat sebuah kaldera lautan debu yang dinamakan Segara Muncar. Pada saat-saat tertentu dengan kasat mata dapat terlihat istana Ratu Jin. Pengikutnya adalah golongan jin yang baik-bauk. Menurut kisah masyarakat Lombok Dewi Anjani adalah seorang putri raja yang tidak diijinkan oleh ayahnya menikah dengan kekasih pilihannya, maka ia pun menghilang di sebuah mata air yang bernama Mandala, dan akhirnya dia menjadi penguasa dunia gaib

Diantara 109 jenis burung yang tercatat di gunung Rinjani, terdapat beberapa diantaranya adalah jenis burung yang ada di Australia. Terdapat monyet perak yang berasal dari bali, rusa, dan landak. Di Pelawangan Sembalun terdapat monyet ekor panjang yang suka menggangu kemah para pendaki, mereka sangat pandai membuka tenda untuk mengambil makanan, jangan pernah meninggalkan tenda tanpa penjagaan, selain itu monyet-monyet sangat garang dan berani.

 

Mount Rinjani is an active volcano in Indonesia on the island of Lombok. Administratively the mountain is in the Regency of North Lombok, West Nusa Tenggara (Indonesian: Nusa Tenggara Barat, NTB). It rises to 3,726 metres (12,224 ft), making it the second highest volcano in Indonesia.

On the top of the volcano is a 6 km by 8.5 km caldera, which is filled partially by the crater lake known as Segara Anak (Child of the Sea). This lake is approximately 2000 metres above sea level and estimated at being around 200 metres deep; the caldera also contains hot springs.

The Rinjani caldera forming eruption is thought to have occurred in the 13th century. Eruption rate, eruption sites, eruptiion type and magma composition have changed during the last 10,000 years before the caldera forming eruption.[17] The eruptions of 1994 and 1995 have presented at Gunung Baru (or 'New Mountain' - approximately 2300 metre above sea level) in the center of this caldera and lava flows from subsequent eruptions have entered the lake. This cone has since been renamed Gunung Barujari (or 'Gunung Baru Jadi' in Indonesian).

The first historical eruption occurred in September 1847. The most recent eruption of Mount Rinjani was in May 2010 and the most recent significant eruptions occurred during a spate of activity from 1994 to 1995 which resulted in the further development of Gunung Barujari. Historical eruptions at Rinjani dating back to 1847 have been restricted to Barujari cone and the Rombongan dome (in 1944) and consist of moderate explosive activity and occasional lava flows that have entered Segara Anak lake.[18] The eruptive history of Rinjani prior to 1847 is not available as the island of Lombok is in a location that remained very remote to the record keeping of the era.

On 3 November 1994, a cold lahar (volcanic mudflow) from the summit area of Rinjani volcano traveled down the Kokok Jenggak River killing thirty people from the village of Aikmel who were caught by surprise when collecting water from the river in the path of the flow.

In connection with the eruption of the cone Gunung Barujari the status for Gunung Rinjani has been raised from Normal (VEI Level 1) to 'be vigilant' (VEI Level 2) since May 2, 2009 . In May 2010 Gunung Rinjani was placed in the standby status by Center for Volcanology & Geological Hazard Mitigation, Indonesia with a recommendation that there be no activity within a radius of 4 km from the eruption at Gunung Barujari.

In Lombok, Rinjani volcano lies approximately 300 km north of the Sunda Trench (also known as Java trench) and is situated about 170 km above the active north dipping Benioff zone. Based on the composition of andesites which have very low Ni concentrations and low Mg/Mg+Fe It is suggested that the Rinjani suite is of mantle origin, but that all the andesites and dacites as well as many of the basalts have probably been modified by fractional crystallization processes. It is concluded that the Rinjani calc-alkaline suite, which in many respects is typical of many suites erupted by circum-pacific volcanoes, probably originated by partial melting of the peridotite mantle-wedge overlying the active Benioff Zone beneath Lombok Island.

The Pleistocene-Recent calcal-kaline suite from the active volcano, Rinjani is composed of a diverse range of lavas. These include: ankaramite, high-Al basalt, andesite, high-K andesite and dacite. Sr-isotopic and geochemical constraints suggest that this suite was derived from the sub-arc mantle. Geochemical models suggest that fractional crystallization is an important process in the suite's differentiation, although the series: ankaramite-high-Al basalt-andesite-dacite does not represent a continuously evolving spectrum of liquids.

 

109 jenis burung yang tercatat di gunung Rinjani, terdapat beberapa diantaranya adalah jenis burung yang ada di Australia. Terdapat monyet perak yang berasal dari bali, rusa (Cervus timorensis), kijang (Muntiacus muncak), dan landak (Hystrix javanica).
  • Aiq Kalak
  • Danau Segara Anak
  • Gua Susu
  • Gua Payung
  • Gua Manik
  • Air Terjun Benang Sekotel
  • Air Terjun Tiu Kelep

 

Danau segara anak menyimpan berbagai misteri dan dan kekuatan gain, itulah sebabnya manusia merasa betah tinggal lama di tempat ini. Disinilah komunitas mahkluk gaib yang disebut Jin bermukim dalam jumlah yang sangat banyak.

Keyakinan masyarakat apabila Danau Segara Anak terlihat luas menandakan bahwa umur orang orang yang melihat itu masih panjang. Sebaliknya jika tampak sempit maka menandakan umur si penglihat pendek, untuk itu harus melakukan bersih diri artinya harus berjiwa tenang, bangkitkan semangat hidup, pandang kembali danau sepuas-puasnya.

Setiap tahun diadakan upacara adat di danau ini baik oleh masyarakat yang beragama Hindu Bali atau pun Islam masyarakat Sasak. Masyarakat Hindu Bali dua kali setahun mengadakan upacara agama di danau ini.

Masyarakat Sasak bisa beberapa kali mengadakan perjalanan dalam satu tahun. Terdapat air terjun kokok putih dan juga air panas yang sering dikunjungi orang untuk tujuan pengobatan.

 

Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU