NATURE WATER MOUNTAIN VOLCANO CAMP HIKE COMPUTER
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI

Tetap Cantik di Gunung

Posted by Admin on 2016-01-10 20:02:15 UTC

Saat ini hobby mendaki gunung sudah umum dilakukan oleh pria dan wanita. Jaman dahulu hanya kaum pria yang melakukan hobby ini. Para pendaki gunung pun menjadi semakin modis baik pria maupun wanita. Para pendaki dengan busana yang menawan bergaya di depan kamera, meskipun berada di puncak gunung.

Beberapa Tips merawat tubuh dan tampil menawan ketika berada di gunung, Tips ini juga bisa berlaku untuk pria dan wanita:

1. Berhubung di gunung air adalah barang yang langka, maka Pendaki Gunung hampir tidak mandi dan cuci muka selama beberapa hari. Untuk itu bawalah tissue kering dan tissue basah untuk membersihkan tubuh, tangan dan wajah yang kotor. Deodorant yang baunya tidak terlalu wangi bisa digunakan.

2. Untuk membersihkan mulut gunakan obat kumur, jangan makan makanan yang mudah lengket di gigi, serta tidak makan makanan yang meninggalkan bau mulut. Buah Apel selain bermanfaat bagi kesehatan juga sangat baik untuk membantu membersihkan gigi.

3. Meskipun udara terasa dingin, kulit bisa terbakar karena terkena sinar Ultra Violet, untuk itu gunakan Sunblock dengan SPF 30 atau lebih. Untuk melindungi kulit tubuh agar tidak kering dan kusam. 

4. Gunakan Lip Balm Secara Berkala. Pilihlah lipbalm yang mengandung pelembab serta tabir surya, cara ini untuk menghindari terjadinya bibir kering dan pecah-pecah. Lip Balm juga bisa digunakan untuk menutup pendarahan ringan seperti kulit yang tergores duri. Jika tidak memiliki sunblock, gunakan lipbalm pada hidung dan wajah agar tidak pecah dan mengelupas. Kaki yang lecet karena sepatu juga bisa diolesi lipbalm.

5. Kain penutup kepala/bandana/topi sangat bermanfaat untuk melindungi rambut dan kulit kepala. Gunakan bahan yang mudah menghisap keringat disiang hari, jangan terlalu tebal karena panas dan tidak nyaman, tetapi juga jangan terlalu tipis karena panas matahari bisa menembus bahan kain. Gunakan Kupluk dengan bahan yang tebal di malam hari untuk melindungi kepala dan rambut dari udara dingin.

6. Gunakan kacamata gelap untuk melindungi mata dari sinar matahari. Pilihlah sunglasses yang mengandung UV filter. Kacamata warna terang juga penting untuk melindungi mata dari angin, debu, abu, pasir yang terbawa angin. Kacamata juga sangat membantu melindungi mata dari udara dingin terutama bila mendaki di malam hari, atau di gunung bersalju. 

7. Masker kadang diperlukan saat melintasi medan yang berdebu, atau banyak pasir dan abu, agar hidung tidak kotor.

8. Di beberapa gunung yang rawan dengan batu berjatuhan, tidak ada salahnya jika menggunakan Helm. Manfaat lainnya bisa melindungi rambut dan kepala dari sinar matahari. Biasanya helm juga dilengkapi dengan headlamp. Selain itu pendaki akan tampil lebih bergaya. 

9. Untuk melindungi kaki gunakan sepatu lengkap dengan kaus kaki. Aktivitas trekking dan hiking, yang membuat kaki Anda terbungkus dan menjadi lembab dalam kurun waktu yang lama. Gunakanlah footspray untuk meringankan kepenatan kaki dan memberikan kesegaran demi mencegah timbulnya bau tak sedap pada kaki.

10. Pada saat melakukan pendakian dalam waktu lebih dari tiga hari, mungkin karena mendaki beberapa gunung, jika pendaki menggunakan sepatu jangan lupa memotong kuku jari di kaki. Kuku yang panjang akan terasa sakit jika medan menurun bahkan kuku bisa lepas karena terdorong ke dalam menahan berat badan, rasanya seperti kuku dicabut,

11. Jika menggunakan sandal gunung jangan lupa membersihkan kuku jari kaki dari kotoran debu dan lumpur. 

Indonesia terdiri dari 17.000 pulau baik yang berpenghuni maupun tanpa penghuni, memiliki deretan gunung berapi yang membentang dari ujung Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Beberapa flora dan fauna hanya hidup di pulau-pulau tertentu, seperti Beruang Madu, Harimau, Gajah, Badak, Orangutan di Sumatera, Komodo di P. Komodo, Anoa di Sulawesi, Bekantan di Kalimantan, serta Aneka burung di Irian Jaya. 

Pulau Bali konon terbentuk dari letusan gunung-gunung berapi yang membentuk daratan dengan Gunung Agung sebagai puncak tertingginya. Gunung yang dikeramatkan ini sudah banyak menelan korban jiwa, karena memang kondisi di sekitar puncak sangat berbahaya bila cuaca sedang buruk. Gunung ini masih aktif, letusan terakhir tahun 60-an menelan korban yang sangat banyak. Gempa yang diakibatkan oleh aktifitas vulkanik juga pernah terjadi beberapa kali.

Sumatra supports a wide range of vegetation types which are home to a rich variety of species, including 17 endemic genera of plants. Unique species include the Sumatran Pine which dominates the Sumatran tropical pine forests of the higher mountainsides in the north of the island and rainforest plants such as Rafflesia arnoldii (the world's largest individual flower), and the titan arum (the world's largest unbranched inflorescence). The island is home to 201 mammal species and 580 bird species. There are 9 endemic mammal species on mainland Sumatra and 14 more endemic to the nearby Mentawai Islands.

The species present include: Sumatran Tiger, Sumatran Orangutan, Sumatran Rhinoceros, Sumatran Elephant, Sumatran Striped Rabbit, Dhole, Dayak Fruit Bat, Malayan Tapir, Malayan Sun Bear and the Bornean Clouded Leopard. The island has lost 48% of its natural forest cover since 1985, and many of the remaining species are endangered. The Sumatran Tiger, Sumatran Rhino, and Sumatran Orangutan are all Critically Endangered, indicating that the highest level of threat to their survival. In October 2008, the Indonesian government announced a plan to protect Sumatra's remaining forests.

However, the construction of illegal roads through prime tiger habitat has continued since then by companies led by Asia Pulp & Paper, the pulp and paper company well known for illegal logging and breaching environmental law. The island includes more than 10 National Parks, including 3 which are listed as the Tropical Rainforest Heritage of Sumatra World Heritage SiteóGunung Leuser National Park, Kerinci Seblat National Park and Bukit Barisan Selatan National Park. The Berbak National Park is one of three National Parks in Indonesia listed as a wetland of international importance under the Ramsar Convention.

New Page 1

 


Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU