MERBABU.COM Pendakian Gunung Merapi Merbabu Jawa Tengah
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Merbabu Community groups in Facebook Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI
Primates have slower rates of development than other mammals.[30] All non-human primate infants are breastfed by their mothers and rely on them for grooming and transportation.[30] In some species, infants are protected and transported by males in the group, particularly males who may be their fathers.[30] Other relatives of the infant, such as siblings and aunts, may participate in its care as well.[30] Most primate mothers cease ovulation while breastfeeding an infant; once the infant is weaned the mother can reproduce again.[30] This often leads to weaning conflict with infants who attempt to continue breastfeeding.[30]

Primates have a longer juvenile period between weaning and sexual maturity than other mammals of similar size.[30] During the juvenile period, primates are more susceptible than adults to predation and starvation; they gain experience in feeding and avoiding predators during this time [30] They learn social and fighting skills, often through playing.[30]

Primates, especially females, have longer lifespans than other similarly sized mammals.

 

Monyet dan kera termasuk hewan primata. Dalam banyak hal, hewan primata memiliki kemiripan dengan manusia, sebab manusia sendiri termasuk makhluk primata. Hewan primata dapat berdiri, duduk, berjalan tegak, dan menggunakan jari-jari tangannya untuk menggenggam, menggelantung, mengambil sesuatu, memasukkan makanan ke dalam mulut, mengusap, menggaruk dan melempar sesuatu.

Hewan primata termasuk makhluk sosial, mereka hidup berkelompok. Mereka berkomunikasi dengan cara bersuara dan menggerakkan mata atau tangan. Seperti manusia, mereka suka bermain bersama, bercanda, bahkan berkelahi. Sang induk berperan besar dalam mengajarkan berbagai gerakan kepada anak-anaknya, termasuk memperkenalkan makanan baru. Hewan primata banyak terdapat di hutan tropis. Umumnya mereka berkembang biak dan mencari makan di atas pohon. Selain merupakan tempat tinggal, pohon juga menjadi tempat persembunyian dari musuh.

Banyak orang yang tidak dapat membedakan monyet dengan kera. Kera bertubuh lebih besar, tidak berekor, serta memiliki jari tangan dan kaki lebih panjang. Adapun monyet bertubuh lebih kecil dan memiliki ekor panjang yang dapat digunakannya untuk bergelantungan di dahan. Kera digolongkan lagi menjadi dua yakni kera besar dan kera kecil. Yang termasuk dalam golongan kera kecil yakni gibon atau wau-wau. Simpanse, gorilla dan orang utan termasuk golongan kera besar.

Monyet hidup di hutan tropis, ada sekitar 200 jenis, umumnya mereka hidup di pepohonan yang tidak terlalu tinggi. Monyet terdiri dari berbagai macam bentuk dan ukuran. Ada monyet pigmi marmoset yang panjang tubuhnya hanya 15 cm, ada pula monyet madril yang panjang tubuhnya 81 cm, tidak termasuk ekor. Monyet terbagi dalam dua golongan, yakni monyet dunia baru misalnya monyet wol yang memiliki wajah bulat dengan sekat hidung yang tebal, jumlah giginya 36 buah, memiliki ekor yang lebih panjang dan dapat digunakan untuk memegang dahan. Sedangkan monyet dunia lama seperti mamakus memiliki sekat hidung yang tipis sehingga lubang hidungnya berdekatan, jumlah giginya 32 buah. Ekornya tidak dapat digunakan untuk memegang dahan.

Selain kera dan monyet, prosima juga termasuk dalam golongan hewan primata. Yang termasuk dalam jenis prosima misalnya lemur dan indri. Kedua hewan ini hidup di hutan tropis Madagaskar. Mereka pemakan daun, buah-buahan, dan serangga. Sifaka sangat gesit di pohon, lompatannya mirip dengan indri. Loris atau kukang adalah prosima pemakan serangga, burung, dan telur burung.

Ada 40 jenis primata yang ditemukan di Indonesia, dan 24 jenis diantaranya merupakan satwa endemik yang hanya hidup di Indonesia.

Kepulauan Mentawai yang diketahui terpisah dengan dataran asia pada zaman pleistosine yaitu sekitar setengah juta tahun yang silam, memiliki 4 jenis primata endemik.

Pulau Sulawesi dan sekitarnya memiliki 12 primata endemik. Kalimantan juga memiliki beberapa jenis primata endemik.

Primata endemik pun ditemukan di pulau Jawa seperti Owa Jawa, Surili, Rekrekan, Kukang Jawa, Lutung Budeng, dan Monyet ekor panjang. Beruk, orangutan dan tarsius sudah lama punah dari pulau Jawa


- Mengenal Hewan Primata terbitan Rosda.
- Panduan Lapangan Primata Indo nesia terbitan Yayasan Obor.
- Mengenal Taman Nasional Gede Pangrango terbitan TNGP.
- Ekologi Jawa dan Bali terbitan Pre nhallindo.
- The Indonesian Environment A manac terbitan PT. Multi Kirana Pratama.
- Panduan Satwa KRKB Gembira loka
Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU