MERBABU.COM Pendakian Gunung Merapi Merbabu Jawa Tengah
Website in English Website in Nederlands Website Bahasa Indonesia Nature Lovers and Climbers List Photo gallery the Albums of Nature blog merbabu Mailling List Yahoo groups Merbabu Community groups in Facebook Guestbook of Nature Lovers
MENU KIRI
 

Wanawisata Air Terjun coban Rondo terletak di Desa Pondesari, Kec. Pujon, Kota Batu Malang berada di ketinggian 1200 meter dpl (diatas permukaan laut), dengan suhu rata-rata sekitar 22 derajad Celcius. Aliran airnya berasal dari Sumber Cemoro Dudo, dengan debit 90 liter per detik pada musim kemarau dan menjadi 150 liter per detik pada musim hujan.

Coban Rondo ditetapkan sebagai agrowisata, mengingat kegiatan pertanian dikawasan ini memiliki banyak pesona, seperti pembudidayaan sayur-sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias. Selanjutnya kawasan Air Terjun Coban Rondo dikembangkan menjadi agroekowisata sebagai upaya yang mengarah pada usaha produktif dan komersial, tanpa mengurangi pesona wisata dan mengesamping kan ekologi sumber daya alamnya.

Potensi lainnya berupa Gua Saru dan Tapan, berada dikanan-kiri air terjun. Sebenarnya ada yang lebih menarik lagi, Diatas air terjun Coban Rondo ini terdapat Coban Manten (1.300 meter dpl) yang bisa ditempuh melalui bumi perkemahan, dengan jarak sekitar 4 km. Dinamakan Coban Manten karena ada dua air terjun yang berdiri sejajar layaknya pasangan pengantin di pelaminan. Tinggi airnya mencapai 85 meter, namun obyek ini biasanya hanya dikunjungi para pendaki gunung karena jalannya yang sulit, menanjak dan melewati semak belukar.

Sedikit naik diatas Coban Manten terdapat Hutan Cemara Kendang (1.400 meter dpl). Di kalangan warga masyarakat setempat, kawasan ini dikenal sebagai hutan Lali Jiwo. Seperti halnya Coban Manten, kawasan ini juga sering dikunjungi para pendaki gunung karena jalannya yang berkelok-kelok. Keunikan Coban Rondo dengan segala misterinya memang menjadi daya pikat tersendiri bagi wisatawan asing maupun wisatawan lokal bahkan para pejiarah untuk mengunjunginya.

1. Dari terminal Arjosari Malang naik bemo jurusan Landungsari.
2. Naik bus jurusan kediri turun di Patung Sapi Pujon.
3. Ojek ke air terjun.

Di dekat jembatan air terjun terdapat makam Dewi Anjarwati. Dewi Anjarwati berasal dari Gunung Kawi menikah dengan Raden Baron Kusuma dari Gunung Anjasmoro. Dalam usia perkawinan ke 35 hari Dewi Anjarwati mengajak suaminya berkunjung ke Gunung Anjasmoro. Orang tua Dewi melarang namun Dewi Anjarwati tetap bersikeras. Di tengah jalan mereka bertemu dengan Joko Lelono yang jatuh cinta pada Dewi Anjarwati.

Sebelum bertanding Baron Kusumo memerintahkan pelayannya untuk menyembunyikan Dewi Anjarwati di tempat bercoban (ada air terjunnya) dengan maksud setelah dapat mengalahkan Joko Lelono ia akan menyusul. Terjadilah pertempuran seru antara Raden Baron Kusumo dengan Joko Lelono, hingga keduanya tewas. Sehingga Dewi Anjarwati menjadi janda. Sebab Itulah tempat tersebut dinamakan Coban Rondo.

Konon di bawah air terjun terdapat gua tempat tinggal Dewi Anjarwati yang sedang bersembunyi. Batu besar yang terletak di dasar air terjun menjadi tempat duduk Dewi Anjarwati menanti sang suami.

Banner Kanan
 
 
 
 
 

 
Banner Bawah

HOME  -  ARTIKEL  JAWA BARAT  -  JAWA TENGAH  -  JAWA TIMUR  -  LUAR JAWA -  DAFTAR PUSTAKA  EMAIL MERBABUCOM  -  BUKU TAMU